Meningkatka Kapasitas SDM di Papua Tengah,801 Guru Lulus Jalur PPG


NABIRE, TEBINGDOGIAYAI. COM - Tatap Muka Gubernur Dan Wakil Gubernur Bersama Perwakilan Guru Guru Se-Provinsi Papua Tengah Untuk Komitmen Berkualitas

Pendampingan PPG guru tertentu tahap 3 dan guru tertentu di daerah khusus terkendala internet dengan total 801 guru dinyatakan lulus 100% kerja sama provinsial Papua tengah dengan yayasan masyarakat SM-3T insititute tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di ballroom kantor Gubernur Provinsi Papua tengah bandara Selasa (6/1/2026). 

Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa ia juga sebagai anak guru ucapkan Selamat kepada para guru yang telah lulus sertifikasi PPG sebanyak 801 Guru

Gubernur Meki nawipa menjelaskan bahwa pada periode Juni hingga Juli, pemerintah daerah telah mencermati berbagai program kerja, termasuk kerja sama di bidang teknologi dengan pihak Jepang. Program-program tersebut tidak serta-merta dijalankan, melainkan melalui proses seleksi dan perenungan agar dapat berjalan efektif serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat Papua Tengah.

“Setiap program kita pilih dan kita renungi dengan matang, supaya semuanya bisa berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” ujarnya.

Menurut Gubernur, tahun 2025 menjadi momentum penting sekaligus ruang pembelajaran bagi pemerintah daerah untuk melakukan penilaian kapasitas dan penguatan kemampuan masyarakat lokal. Upaya ini diarahkan agar orang-orang Papua Tengah dapat berperan aktif dan berhasil dalam berbagai sektor pembangunan, termasuk aspek sosial dan keagamaan.

Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada kepatuhan administratif semata, tetapi harus mampu membangun kesadaran, tanggung jawab, dan kapasitas yang berkelanjutan.

“Oleh karena itu, pemerintah provinsi terus melakukan penguatan melalui kerja sama dan program strategis yang diarahkan pada peningkatan kualitas SDM dan kesiapan daerah menghadapi tantangan pembangunan ke depan,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap seluruh program yang dijalankan dapat memberikan dampak positif jangka panjang serta mendorong kemajuan daerah secara inklusif dan berkelanjutan menuju tahun 2025.

Dalam kesempatan yang sama Salah satu perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah 

Sementara itu,Direktur Yayasan Masyarakat SM-3T Institute, Akhiruddin, S.Pd., M.Pd., Gr., dalam sambutannya mengatakan bahwa berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah berhasil membuka peluang kerja sama serta pengembangan sektor-sektor strategis yang berdampak jangka panjang bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar ajang seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kebenaran, keadilan, dan kasih sebagai fondasi perjuangan bersama dalam membangun provinsi Papua Tengah.

“Kita berkumpul di sini bukan untuk merayakan kemenangan yang bersifat sementara, tetapi untuk menyaksikan lahirnya kebenaran, keadilan, dan kasih yang menjadi dasar perjuangan bersama,” ujarnya.

Kehadiran para guru profesor dan pendidik adalah dinilai sebagai simbol harapan baru bagi masa depan Papua Tengah.

“Perjuangan di bidang pendidikan adalah cahaya yang mampu mengusir kegelapan, bahkan hingga ke daerah-daerah terkecil dan terjauh di Papua Tengah,”kata Nurhaidah. 


Penulis. Melkias Obaipa

Editor. Admin

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama