DPD Organik Papua Gelar Musda, Ini ungkap Pemprov Papua

 

Mewakili Gubernur Papua Mathius Fakiri, Staf ahli Bidang kemasyarakatan dan Sumber daya Manusia Orgenes kamubuaya, DPD organda Papua, TNI/Porli saat membuka kegiatan musda X yang berlangsung di Hotel Horison kota raja kamis, (12/2/2026). Foto Melki


JAYAPURA, TEBINGDOGIYAI com - Musyawarah Daerah Ke X. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Organisasi Angkutan Darat Papua Tahun 2026. 

Musda X. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Organisasi Angkutan Darat Papua Tahun 2026. periode 2026 - 2031 tersebut berlangsung di Hotel Horison Kota Raja, Abepura, kota Jayapura, Papua Kamis (12/2/2025). Musda tersebut mengangkat Thema; " Penguatan Regurasi Angkutan. Angkutan Jalan Jalan Sebagai Pondasi Penyelenggaraan Angkutan Dalam Rangka Peningkatan Pelayanan dan Keselamatan Transportasi Darat di Provinsi Papua. 

Musda X. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Organisasi Angkutan Darat Papua Tahun 2026. periode 2026 - 2031 di hadiri, Mewakili Gubernur Papua Mathius Fakiri, Staff ahli Bidang kemasyarakatan dan Sumber daya Manusia Orgenes kamubuaya sekaligus Membuka Kegiatan tersebut lewat penabuhan tifa didampingi oleh Panitia Musda X DPD Organik Papua dan kepala DPD Organik Papua serta TNI/Porli. 

Mewakili Gubernur Papua Mathius D Fakiri Staff ahli Bidang kemasyarakatan dan Sumber daya Manusia, Orgenes kamubuaya Sambutannya menyampaikan , Sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua, yaitu "Terwujudnya Transformasi Papua yang Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni Papua Cerah", sektor transportasi darat memiliki kontribusi nyata dalam mendukung. 

penguatan tata kelola pemerintahan yang responsif dapat diwujudkan melalui penyelenggaraan Penguatan hukum dan regulasi tidak dimaksudkan untuk membatasi ruang gerak pelaku usaha, melainkan untuk menciptakan kepastian hukum, keadilan, keselamatan, serta iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan. Regulasi yang kuat, adil ditegakkan secara konsisten. 

peningkatan Sumber Daya Manusia Papua yang unggul dan inklusif menuntut adanya pembinaan, peningkatan kompetensi, profesionalisme para pelaku usaha dan pengemudi angkutan. 

pemantapan keamanan dan kedamaian yang harmonis membutuhkan sistem transportasi yang aman, berkeselamatan dan berkeadilan.

penguatan ekonomi inklusif berbasis potensi lokal sangat bergantung pada kelancaran distribusi

pembangunan daerah tertinggal tidak percepatan akan darat yang memadai. konektivitas dan akses transportasi terwujud tanpa dukungan

Dalam konteks tersebut, ORGANDA memiliki peran yang sangat strategis sebagai mitra pemerintah, antara lain dalam meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, mendorong etika dan profesionalisme usaha angkutan, kesadaran keselamatan berlalu lintas, meningkatkan serta menjadi jembatan komunikasi, "pangkas nya. 


Penulus. Melkias Obaipa

Posting Komentar

0 Komentar