‎Peringati Hari HAM Se-dunia: Polresta Jayapura Kota menurunkan 700 personel dengan pola pengamanan berlapis ‎

 

Kabag Ops Polresta Jayapura Kota, Kompol Ferdinand E. Numbery, SIK, MH, saat memberikan keterangan
 

‎JAYAPURA, TEBINGDOGIYAI.COM – Ratusan aparat Kepolisian dari Polresta Jayapura Kota dikerahkan untuk mengamankan aksi demonstrasi yang digelar Komite Nasional Papua Barat (KNPB) bersama sejumlah organisasi dalam rangka memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional, Rabu (10/12/2025), di Lingkaran Abepura, Kota Jayapura, Papua.

‎Sejak pagi hari, Ratusan peserta aksi telah berkumpul di titik-titik konsentrasi, di antaranya Perumnas III Waena, Gapura Uncen, dan Lingkaran Abepura. Massa menyuarakan berbagai isu terkait penegakan HAM di Tanah Papua, termasuk kisah kasus-kasus yang belum terselesaikan sejak puluhan tahun lalu.

‎‎Untuk memastikan seluruh jalannya aksi berlangsung kondusif, Polresta Jayapura Kota menurunkan 700 personel dengan pola pengamanan berlapis.

‎Kabag Ops Polresta Jayapura Kota, Kompol Ferdinand E. Numbery, SIK, MH, saat ditemui usai pengamanan menjelaskan bahwa penempatan ratusan personel ini merupakan bagian dari langkah antisipatif.

‎“Untuk aksi hari ini kami turunkan 700 personel. Pengamanan dilakukan di tiga titik utama, yakni Perumnas III Waena, Gapura Uncen, dan Lingkaran Abepura. Kami sudah mulai melakukan penjagaan sejak pukul 06.00 pagi hingga pukul 04.00 sore ,” jelasnya.

‎Menurut Numbery, aksi yang diikuti tiga kelompok besar ini sempat membuat beberapa ruas jalan di Abepura mengalami kepadatan. Namun berkat koordinasi antara kepolisian dan koordinator lapangan, arus kendaraan masih dapat dikendalikan.

‎“Puji Tuhan kegiatan ini dapat berjalan aman dan tertib. Walaupun ada banyak massa yang turun ke jalan, semuanya masih bisa dikendalikan. Kami berharap hingga massa kembali ke asrama masing-masing, situasinya tetap tertib,” ujarnya.

‎Ia menambahkan bahwa sejak awal pihaknya berusaha menjaga komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk perwakilan massa aksi dan anggota DPRD Papua, untuk menghindari kemungkinan gesekan.

‎“Kami terus berupaya menjaga komunikasi dan koordinasi yang baik. Jangan sampai ada celah yang membuat situasi memanas. Polri ingin menjadi mitra yang baik bagi rekan-rekan yang menyampaikan aspirasi, sehingga semuanya berjalan damai,” katanya lagi.

‎Kompol Numbery mengapresiasi sikap para peserta aksi yang dinilai kooperatif selama penyampaian aspirasi, termasuk saat diarahkan untuk menjaga ketertiban dan tidak mengganggu pengguna jalan lain.

‎“Kami juga menghargai koordinator lapangan yang bekerja sama dengan baik mengatur barisan massa. Ini salah satu alasan kenapa aksi ini bisa berjalan lancar,” ucapnya.

‎Hingga sore hari, massa aksi mulai membubarkan diri secara bertahap menuju asrama dan titik kumpul masing-masing. Aparat Kepolisian pun tetap melakukan pengawasan hingga seluruh kelompok benar-benar meninggalkan lokasi.

‎“Kami tetap standby sampai seluruh peserta kembali dan situasi benar-benar aman,” pungkas Numbery.


‎Penulis. Melkias Obaipa 

Editor. Admin

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama