Mahasiswi Angkatan Pertama PKO FIK UNCEN, Kembali Mencatat Sejarah Baru


Foto di saat Mahasiswi bernama Sulistiawati mengikuti yudisium yang digelar di Kampus FIK UNCEN Waena, Kota Jayapura, Selasa (10/2/2026).


JAYAPURA, TEBINGDOGIYAI. Com-Universitas Cenderawasih (UNCEN) kembali mencatat sejarah penting di dunia pendidikan olahraga Tanah Papua. Untuk pertama kalinya, Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO), Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNCEN, meluluskan mahasiswa.

Mahasiswi bernama Sulistiawati resmi menyelesaikan studi dan mengikuti yudisium yang digelar di Kampus FIK UNCEN Waena, Kota Jayapura, Selasa (10/2/2026).

Sulis, sapaan akrabnya, merupakan mahasiswi angkatan pertama Prodi PKO yang dibuka pada tahun 2022. Tak hanya lulus, ia juga mencatatkan prestasi membanggakan dengan masa studi 3,5 tahun dan IPK 3,73, sehingga meraih predikat cumlaude.

Ketua Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga FIK UNCEN, Dr. Toni Kogoya, S.Pd., M.Pd, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.

“Puji Tuhan, Sulis ini membuat sesuatu yang berbeda. Dia lulus cepat dan cumlaude. Ini menjadi sejarah penting karena dia adalah lulusan pertama Prodi PKO,” ujar Toni kepada wartawan.

Menurutnya, keberhasilan Sulis menjadi bukti bahwa Prodi PKO FIK UNCEN memiliki kualitas, meski masih tergolong program studi baru.

“Walaupun baru satu orang yang lulus, itu tidak jadi persoalan. Yang utama adalah kualitas. Sulis bisa menjadi contoh dan motivasi bagi adik-adik dan teman-temannya ke depan,” jelasnya.

Ia menegaskan, tidak semua mahasiswa mampu menyelesaikan studi dalam waktu singkat dengan predikat cumlaude.

“Ini pencapaian luar biasa. Sulis sudah memulai sejarah PKO. Harapannya, ke depan akan muncul Sulis-Sulis yang lain,” tambah Toni.

Lebih lanjut, Toni menyebut lulusan PKO diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjadi teladan di dunia kerja dan dunia kepelatihan olahraga.

“Lulusan pertama ini menjadi gambaran bahwa PKO FIK UNCEN itu nyata dan berkualitas. Itu sudah dibuktikan,” katanya.

Terkait pengembangan ke depan, FIK UNCEN menargetkan penerimaan mahasiswa PKO hingga 200 orang, namun tetap mengutamakan mutu.

“Kami tidak mengejar kuantitas semata, tetapi kualitas. Seleksi akan tetap ketat agar lulusan PKO benar-benar siap dan unggul,” tegasnya.

Ia juga menegaskan posisi FIK UNCEN sebagai pusat pengembangan SDM olahraga di Papua.

“FIK UNCEN adalah kampus olahraga terbesar di Tanah Papua. IKOR sudah Unggul BAN-PT, PKO menuju Unggul, dan S2 MPOR juga sudah Unggul. Ini menjadi wadah bagi tujuh wilayah adat dan enam provinsi di Papua,” jelas Toni.

Sementara itu, Sulistiawati mengaku bersyukur dan bangga bisa menjadi lulusan pertama Prodi PKO FIK UNCEN.

“Saya sangat senang dan bahagia, apalagi bisa mewakili angkatan pertama yang lulus tepat waktu,” ungkapnya.

Ia berharap FIK UNCEN, khususnya Prodi PKO dan IKOR, terus berkembang dan melahirkan lulusan-lulusan terbaik di masa depan. Kepada rekan-rekannya, Sulis berpesan agar tidak takut memulai.

“Semua pasti akan berlalu. Jangan takut untuk memulai. Awalnya memang berat, tapi dengan dukungan dosen dan lingkungan kampus, semuanya bisa dijalani,” katanya.

Selama perkuliahan, Sulis mengaku paling berkesan dengan kebersamaan teman-teman serta dukungan dosen, staf, dan tenaga kependidikan di FIK UNCEN.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada kedua orang tua, keluarga, serta semua pihak yang telah mendukung perjalanan studinya.

Sebagai penutup, Sulis membagikan moto hidup yang juga menjadi moto skripsinya,

“Sesungguhnya bersama kesulitan pasti ada kemudahan.”

Dengan lahirnya lulusan pertama ini, Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga FIK UNCEN semakin menegaskan eksistensinya sebagai pusat pengembangan kepelatihan olahraga yang unggul dan berkarakter di wilayah Indonesia Timur.


Penulis. bideugi Tosai

Posting Komentar

0 Komentar