Pentingnya Menjauhi Pergaulan Buruk, YPMP Gelar Seminar dan Kebaktian Rohani ‎




JAYAPURA, TEBINGDOGIYAI.Com - Puluhan Anak Jalanan dengan Penuh semangat Mengikuti Seminar dan Kebaktian Rohani (KKR)  Yang diselenggarakan oleh Yayasan Pelayanan Misi Tuwa Podita (YPMT), kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Aula Katolik SKS Meriam, kota Nabire, provinsi Papua Tengah Pada Selasa (25/11/2025).

‎Pdt.Obeth Obaipa S.Th menyatakan bahwa, Seminar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang benar kepada anak-anak tentang bahaya pergaulan bebas. Menurutnya diajak menjauhi penyalahgunaan lem aibon, minuman keras, tindak kekerasan jalanan, serta semua hal yang dapat merusak masa depan, untuk itu, ia memberikan pemahaman melalui kegiatan kegiatan seperti seminar karena masa depan anak Papua sangat berharga dan perlu dijaga," Ujarnya.

‎Pdt.Obeth Obaipa S.Th menambahkan bahwa Selain seminar, kegiatan  dilanjutkan dengan KKR, di mana anak-anak dikuatkan melalui pujian, doa, dan firman Tuhan. Suasana kegiatan berlangsung penuh kasih, menunjukkan kepedulian nyata terhadap nasib anak-anak jalanan yang selama ini sering dipandang sebelah mata. 

‎"penting perhatian oleh berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Tokoh gereja, para orang tua, hingga seluruh masyarakat Papua Tengah. Ia menegaskan bahwa anak-anak Terabaikan ini,  bukanlah sampah masyarakat, melainkan anak-anak yang sangat berharga di mata Tuhan.  

‎“Anak-anak yang trabaikan adalah biji mata Tuhan. Mereka harus diselamatkan, Mereka adalah pemilik negeri ini, dan suatu saat nanti mereka akan menjadi pemimpin yang hebat di atas tanah leluhur mereka sendiri,” ujarnya 

‎Lebih lanjut Obeth Menyatakan, Yayasan Pelayanan Misi Tua Podita berkomitmen menjadikan program, ini sebagai layanan berkelanjutan, kami akan melakukan beberapa kabupaten yakni Paniai, Deiyai,serta dogiyai agar anak-anak Terabaikan yang ada di beberapa kabupaten ini terus mendapatkan pendampingan, pendidikan, perlindungan, dan kesempatan untuk berubah,"pungkasnya 

‎“Kami berharap pemerintah, Tokoh masyarakat, Tokoh gereja, dan keluarga ikut bekerja sama. Ini tanggung jawab bersama. Masa depan anak-anak ini ada di tangan kita,” tegasnya.

‎sementara itu Ketua Panitia Seminar dan Edipo Yogi S.Pd menyatakan, respon anak-anak sangat luar biasa.  “Puji Tuhan, sekitar 70 anak jalanan hadir, Mereka mengikuti seminar dengan penuh semangat, bertanya, dan bahkan berbagi pengalaman hidup. Saat KKR, banyak yang tersentuh, ada yang menangis, ada yang berdoa, dan ada juga yang mulai berani bermimpi tentang masa depan mereka,” jelasnya.  

‎‎tantangan terbesar adalah menjangkau anak-anak jalanan yang tersebar di berbagai lokasi. Namun dengan kerja sama tim dan dukungan masyarakat, panitia berhasil membawa mereka ke lokasi kegiatan. Keterbatasan dana juga menjadi hambatan, tetapi tidak menyurutkan semangat pelayanan. 

"Kami percaya, setiap langkah pelayanan pasti ada jalannya. kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini saja tetapi anak anak yang ikut hari ini menjadi jembatan untuk berani bermimpi,"tutup Ketua panitia seminar dan Kebaktian Rohani. ( *)

‎Penulis. Melki Obaipa 

‎Editor. Admin 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama