JAYAPURA, TEBINGDOGIYAI.Com-Mewakili Gubernur Papua. Mathias B Mano, Staf Ahli Gubernur Bidang Pengembangan Masyarakat dan Budaya Buka kegiatan Rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh Badan Gizi Nasional, guna meningkatkan Makanan bergizi gratis di Papua, kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Horison, Kota Jayapura, Provinsi Papua Rabu (26/11/2025).
kesempatan tersebut Mathias B Mano, Staf Ahli Gubernur Bidang Pengembangan Masyarakat dan Budaya Sambutannya bahwa berkisar di angka 26,9% pada tahun 2022 dan meningkat menjadi 28,5% pada tahun 2023. Angka ini menjadi pengingat bahwa kerja kita harus semakin serius, terarah dan kolaboratif,"tuturnya.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program prioritas nasional Pemerintahan Presiden RI Bapak Prabowo Subianto memiliki tujuan mulia, yaitu meningkatkan status gizi masyarakat, memperkuat ketahanan kesehatan ibu hamil dan balita, serta memastikan generasi muda mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk tumbuh kuat, sehat dan cerdas. Program ini menyasar lebih dari 82 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta peserta didik dari PAUD hingga SMA.
Bagi Papua, kebijakan ini, memiliki makna strategis. Dengan tantangan geografis, keterbatasan akses pangan dan disparitas layanan dasar, MBG bukan sekadar penyediaan makanan, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan manusia Papua. Program ini selaras dengan visi "Transformasi Papua Baru yang Maju dan Harmonis", serta misi Papua Sehat, Papua Cerdas dan Papua Produktif yang menjadi arah pembangunan kita.
"melalui rapat ini,meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Papua dengan adanya makanan bergizi gratis sebagai berikut;
1. Kesepahaman bersama mengenai arah pelaksanaan MBG di Papua.
2. Koordinasi lintas sektor yang semakin kuat dan terstruktur.
3. Rumusan solusi nyata terhadap tantangan lapangan.
4. Komitmen kolektif untuk mengawal MBG secara transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.
"Marilah kita serap energi positif, memupuk harapan dan berjalan bersama menuju Papua Baru yang maju dan harmonis dan jadikan MBG bukan hanya program, tetapi gerakan bersama untuk mencetak generasi bangsa," tutup Mathias B Mano, Staf Ahli Gubernur Bidang Pengembangan Masyarakat dan Budaya (*)
Admin
