Nabire, Papua Tengah, TEBINGDOGIYAI.Com – Pelaksanaan Ujian Pendidikan Kesetaraan Paket C yang diselenggarakan oleh PKBM FERY Binaan Tahun Ajaran 2025/2026 berlangsung dengan lancar dan penuh semangat di Kampung Bomopai, Distrik Yaro, Kabupaten Nabire. Senin 13/4/2026
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya bagi warga belajar yang belum menyelesaikan pendidikan formal setara Sekolah Menengah Atas (SMA). Pelaksanaan ujian tersebut didukung oleh Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) PKBM FERY Tahun Anggaran 2026.
Berdasarkan data panitia, dari total 20 peserta yang terdaftar, sebanyak 19 peserta mengikuti ujian dengan baik, sementara 1 peserta tercatat tidak hadir. Meskipun dilaksanakan dengan sarana dan prasarana yang terbatas serta kondisi ruang belajar yang sederhana, para peserta tetap menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti setiap tahapan ujian.
Pelaksana Tugas (PLT) Kepala PKBM FERY, Primus Tebai, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa semangat warga belajar menjadi bukti kuat pentingnya pendidikan kesetaraan di tengah masyarakat.
“Kami sangat bersyukur kepada Tuhan atas kelancaran pelaksanaan ujian Paket C ini. Kami juga mengucapkan selamat serta terima kasih kepada bapak dan ibu warga belajar yang telah mengikuti ujian dengan penuh semangat,” ujar Primus Tebai saat ditemui di lokasi kegiatan.
Lebih lanjut, Primus Tebai menegaskan bahwa PKBM FERY akan terus berkomitmen menjadi wadah pendidikan alternatif bagi masyarakat tanpa memandang usia maupun latar belakang pendidikan.
Menurutnya, pendidikan kesetaraan memiliki peran strategis dalam mengurangi angka putus sekolah serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Pelaksanaan ujian Paket C ini juga menjadi bukti nyata bahwa program pendidikan nonformal melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) mampu menjangkau masyarakat hingga ke wilayah kampung. Hal ini diharapkan dapat membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang layak.
PKBM FERY, lanjutnya, akan terus berupaya memperluas akses pendidikan dengan berbagai program pembelajaran yang inklusif dan berkelanjutan. Fokus utama lembaga ini adalah membantu masyarakat yang sempat terputus dari pendidikan formal agar dapat kembali melanjutkan pendidikan dan memperoleh ijazah yang diakui negara.
Dengan terselenggaranya ujian ini, diharapkan para peserta dapat meraih hasil yang memuaskan dan melanjutkan ke jenjang kehidupan yang lebih baik, baik dalam dunia kerja maupun pendidikan lanjutan

0 Komentar