HUT YPK Tanah ke- 63 Tahun, Utamakan Iman dan Pendidikan

 


JAYAPURA, TEBINGDOGIYAI .com - memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) di Tanah Papua dalam ibadah syukur yang digelar Gedung Gereja GKI diaspora kota Raja Abepura, Jayapura Papua jumat (13/03/2026).

 Ketua BP YPK di Tanah Papua, Joni Y. Betaubun, SH., MH., menyatakan ke depan YPK akan mengelola persekolahan dan perguruan tinggi dalam satu manajemen yayasan, termasuk Universitas Ottow Geissler dan Sekolah Tinggi Filsafat Teologi.

Melalui kebijakan baru, ketiga yayasan tersebut akan disatukan menjadi satu yayasan pendidikan yang mengelola seluruh jenjang pendidikan, mulai dari persekolahan hingga perguruan tinggi.

Penyatuan ini merupakan bagian dari roadmap atau peta jalan pendidikan YPK yang telah ditetapkan dalam Sidang Sinode ke-18 di Waropen pada tahun 2022.

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat sistem pengelolaan pendidikan di lingkungan YPK. Pada Februari lalu, proses administrasi Sekolah Tinggi Filsafat Teologi telah disetujui oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, sehingga tiga yayasan pendidikan resmi bergabung menjadi satu.

Rencananya, dalam dua minggu ke depan sebelum akhir Maret, pengurus yayasan baru akan dilantik untuk memimpin dan menjalankan struktur organisasi yang baru. Setelah dilantik, yayasan ini akan menampung seluruh unit pendidikan YPK, baik persekolahan maupun perguruan tinggi.

Dengan adanya roadmap dan struktur baru, diharapkan pendidikan YPK dapat bangkit dan terus berkembang dalam melayani masyarakat.

Kesempatan yang sama, Ketua Sinode GKI di tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu menegaskan bahwa "pendidikan tidak dapat dipisahkan dari Pekabaran Injil, karena keduanya merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan, seperti dua sisi dari satu mata uang."ujarnya.

Dalam sambutannya pada peringatan Hari Ulang Tahun YPPK ke-64 yang jatuh pada 8 Maret 2026, Betaubun menegaskan bahwa perjalanan panjang YPPK merupakan bukti nyata kasih karunia Tuhan dalam penyertaan pelayanan pendidikan bagi generasi Papua.

Ia menjelaskan bahwa sejak berdiri, Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Kristen (YPPK) menjadi alat pelayanan gereja untuk membentuk generasi Papua yang beriman, berkarakter, dan berintegritas, melalui pendidikan yang tidak hanya mentransfer ilmu tetapi juga membangun karakter berdasarkan nilai-nilai Kristiani.

Setiap kebijaksanaan kepala keluargaSangat berarti dalam setiap proses menerima ilmu untuk menentukan sukses pendidikan

Menurutnya, sejarah penting terjadi pada 8 Maret 1962 ketika pengelolaan pendidikan yang sebelumnya dijalankan lembaga zending secara resmi diserahkan kepada Gereja Kristen Injili di Tanah Papua melalui Yayasan Pendidikan Kristen di Tanah Papua. Sejak saat itu, pelayanan gereja dan pendidikan berjalan seiring dan saling menguatkan.

Betaubun juga menegaskan bahwa langkah strategis terus dilakukan untuk memperkuat pelayanan pendidikan Kristen, salah satunya melalui penyatuan Yayasan Otto Geissler dan Yayasan Isaac Samuel Kijne ke dalam YPPK pada 25 Oktober 2024.

Perayaan HUT YPPK tahun ini mengangkat tema “Kasih Kristus Menggerakkan Kepedulian terhadap Pendidikan yang Bermutu dan Menciptakan Sekolah YPPK Berbudaya Lingkungan.” Tema tersebut menegaskan komitmen YPPK untuk menghadirkan sekolah yang ramah anak, ramah lingkungan, serta menjadi tempat yang aman bagi pertumbuhan iman, ilmu, dan karakter anak-anak Papua.


Penulis. Melkias Obaipa

Posting Komentar

0 Komentar