Korban penembakan di kampung Idadagi, distrik Dogiyai, kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, Nopison Tebay, salah satu pelajar SMA Negeri 2 Dogiyai, Minggu (10/5/2026) pagi. (Ist)
DOGIYAI, SUARAPAPUA.com - Kontak tembak kembali terjadi di wilayah Dogimani, Distrik Dogiyai, Kabupaten Dogiyai, pada Minggu (10/05/2026) sekitar pukul 09.15 WIT.
Menurut keterangan warga, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.20 WIT, Minggu pagi (10/05) ketika masyarakat sedang melakukan aktivitas pagi, termasuk bersiap menuju gereja dan berkumpul di rumah warga.
Masyarakat menyebut aparat keamanan dari TNI dan Polri datang menggunakan tiga truk dan satu mobil menuju Kampung Dogimani. Sesampainya di lokasi, warga mengaku mendengar suara tembakan yang menyebabkan kepanikan masyarakat setempat.
Dalam keterangan warga, korban yang diketahui bernama Nopison Tebai disebut terkena tembakan dan meninggal dunia di tempat kejadian. Korban diketahui berusia sekitar 18 tahun dan berjenis kelamin laki-laki.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tersebut melibatkan aparat keamanan dan kelompok bersenjata di sekitar wilayah Dogimani. Dalam peristiwa itu, seorang warga bernama Novison Tebai, asal Kampung Idadagi, dilaporkan menjadi korban.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak aparat keamanan maupun pemerintah daerah terkait kronologi lengkap kejadian, kondisi korban, maupun jumlah korban lainnya yang kemungkinan terdampak dalam kontak tembak tersebut.
Situasi di sekitar lokasi dilaporkan sempat mencekam, sementara masyarakat memilih membatasi aktivitas di luar rumah demi menjaga keselamatan. Sejumlah warga berharap agar situasi keamanan di Dogiyai segera kondusif dan penyelesaian konflik dapat ditempuh melalui pendekatan damai demi melindungi warga sipil.
Pihak keluarga korban dan masyarakat setempat juga meminta adanya perhatian serius dari pemerintah serta penegakan hukum yang transparan atas peristiwa yang kembali terjadi di wilayah tersebut.


0 Komentar