MERAUKE – Menjelang sore, warga Kampung Kaye, Distrik Agats, Kabupaten Asmat, berkumpul di satu titik pertemuan kampung.
Suasana berlangsung sederhana namun sarat makna, ketika Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Daerah Pemilihan Provinsi Papua Selatan, Edoardus Kaize, S.S., hadir langsung untuk melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, pada 22 Desember 2025.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian sosialisasi kebangsaan yang dilakukan Edoardus Kaize di Distrik Agats dalam satu hari, sebagai bentuk komitmen menjangkau masyarakat hingga ke kampung-kampung.
Sosialisasi tersebut diikuti oleh tokoh adat, tokoh masyarakat, perwakilan DPD dan DPC PDI Perjuangan, serta pemuda Kampung Kaye yang tampak aktif mengikuti jalannya kegiatan.
Dalam penyampaiannya, Kaize menekankan bahwa nilai-nilai kebangsaan harus terus dirawat melalui dialog langsung dengan masyarakat. Menurutnya, sosialisasi Empat Pilar MPR RI bukan sekadar kegiatan formal, melainkan ruang bertukar pikiran antara wakil rakyat dan warga kampung.
Di hadapan peserta, Kaize kembali memaparkan Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara beserta ketetapan MPR, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu bangsa.
“Nilai-nilai dalam Empat Pilar MPR RI ini harus hidup dalam keseharian kita, dalam cara kita saling menghormati, bekerja sama, dan menjaga kebersamaan di kampung,” ujar Edoardus Kaize.
Ia menilai, kehidupan sosial masyarakat Asmat yang kuat dengan ikatan adat dan kebersamaan merupakan modal penting dalam menjaga persatuan bangsa. Karena itu, penerapan nilai-nilai kebangsaan dinilai akan lebih mudah jika disinergikan dengan kearifan lokal yang telah lama hidup di tengah masyarakat.
Sosialisasi ini juga berlangsung secara interaktif. Warga Kampung Kaye menyampaikan pandangan dan pengalaman mereka terkait kehidupan bermasyarakat, sekaligus mendiskusikan peran masyarakat dalam menjaga persatuan serta mendukung pembangunan di daerah.
Sebagai kader PDI Perjuangan sekaligus putra Papua Selatan, Kaize kembali menegaskan peran strategis generasi muda dalam merawat nilai-nilai kebangsaan di tengah tantangan zaman.
“Masyarakat adalah masa depan bangsa. Jika nilai Empat Pilar MPR RI kita pegang bersama, maka persatuan dan kedamaian akan terus terjaga di tanah Asmat dan Papua Selatan,” tegasnya.
Melalui sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kampung Kaye ini, Edoardus Kaize berharap kesadaran kebangsaan masyarakat semakin kuat dan menjadi fondasi dalam membangun kehidupan sosial yang rukun, damai, dan bermartabat di Kabupaten Asmat.


0 Komentar