Edoardus Kaize Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Kampung Padang Raharja, Tekankan Pentingnya Persatuan dalam Keberagaman

 

MERAUKE Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Daerah Pemilihan Papua Selatan, Edoardus Kaize, S.S, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI di Kampung Padang Raharja, Distrik Malind, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, pada 10 Februari 2026.


Kegiatan yang berlangsung di Jalan Kuda Mati, Kelurahan Kamundu, Distrik Merauke tersebut diikuti oleh aparat kampung, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda.


Dalam kegiatan itu, Edoardus Kaize menekankan pentingnya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai persatuan, toleransi, dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah keberagaman masyarakat yang ada di Kampung Padang Raharja.


Menurut Kaize, keberagaman yang hidup di tengah masyarakat setempat merupakan cerminan Indonesia dalam skala kecil. Karena itu, nilai-nilai kebangsaan harus terus dijaga agar perbedaan yang ada tidak menjadi sumber konflik, melainkan menjadi kekuatan untuk membangun kampung dan daerah.


“Keberagaman yang ada di Kampung Padang Raharja adalah kekayaan bangsa yang harus kita jaga bersama. Empat Pilar MPR RI menjadi pedoman penting agar perbedaan tidak menimbulkan perpecahan, tetapi justru memperkuat persatuan,” ujar Edoardus Kaize.


Pada kesempatan tersebut, Kaize juga menjelaskan kembali makna Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ikasebagai semboyan pemersatu bangsa.


Ia menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar tersebut sangat relevan dengan kehidupan masyarakat yang hidup dalam keberagaman.


“Empat Pilar ini mengajarkan kita untuk saling menghormati, menghargai perbedaan, dan hidup berdampingan secara damai. Nilai-nilai ini sangat cocok dengan kehidupan masyarakat Padang Raharja yang beragam,” jelasnya.


Dalam sosialisasi tersebut, Kaize juga menekankan pentingnya peran tokoh masyarakat dan tokoh agama sebagai penjaga harmoni sosial di tengah masyarakat. Ia mengajak para tokoh untuk terus menjadi teladan dalam menjaga kerukunan dan memperkuat persatuan.


Kegiatan sosialisasi berlangsung dalam suasana dialog terbuka. Warga yang hadir diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan, pengalaman hidup dalam keberagaman, serta berdiskusi mengenai cara merawat nilai-nilai kebangsaan di tingkat kampung.

Sebagai kader PDI Perjuangan sekaligus putra daerah Papua Selatan, Kaize menegaskan bahwa persatuan yang dibangun dari tingkat kampung akan menjadi kekuatan utama dalam mendorong pembangunan daerah dan memperkuat persatuan bangsa.


“Masyarakat adalah pilar utama bangsa. Jika kehidupan di kampung rukun dan saling menghargai, maka Indonesia akan tetap kuat dan bersatu,” tegasnya.


Melalui kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini, Edoardus Kaize berharap nilai toleransi, persatuan, dan kebersamaan dapat semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat di Distrik Malind, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Posting Komentar

0 Komentar