JAYAPURA, TEBINGDOGIYAI.Com – Sekolah Tinggi Teologi (STT) Yusuf Makai Nabire, Papua Tengah, Gelar yudisium Sarjana Strata Satu (S1) bagi mahasiswa Program Studi Teologi Kependetaan dan Pendidikan Agama Kristen (PAK), Kamis (29/1/2026).
Sebanyak 15 mahasiswa dinyatakan lulus dan resmi mengikuti yudisium setelah menempuh proses pendidikan dan pembinaan akademik di STT Yusuf Makai.
Ketua STT Yusuf Makai Nabire, Pdt. Misal Magai, M.Th, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perjalanan pendidikan di STT Yusuf Makai telah berlangsung kurang lebih selama lima tahun. Selama masa tersebut, pihak kampus berupaya memberikan pengajaran berbasis keilmuan teologi dan pendidikan Kristen, serta membina mahasiswa dari beberapa angkatan secara lokal.
“Puji Tuhan, melalui proses yang panjang, pada tanggal 22 Mei 2022 seluruh dokumen yang kami ajukan ke Lembaga Pendidikan Tinggi Nasional telah diterima dan diakui, kemudian disahkan pada 13 Februari. Saat ini STT Yusuf Makai telah memiliki sertifikat resmi,” ujar Pdt. Misal Magai.
Ia menjelaskan, STT Yusuf Makai telah mengantongi sertifikat akreditasi untuk dua bidang, yakni:
1. Bidang Pendidikan, Jurusan Pendidikan Agama Kristen (PAK)
2. Bidang Kependetaan, Jurusan Teologi
Menurutnya, yudisium tersebut menjadi momen bersejarah karena angkatan ini merupakan angkatan pertama yang akan diwisuda secara resmi dengan ijazah negara.
“Wisuda akan dilaksanakan pada 3 Februar 2026, dengan gelar Sarjana Teologi dan Sarjana Pendidikan yang diakui oleh negara,” katanya.
Lebih lanjut, Pdt. Misal Magai menyampaikan harapannya agar STT Yusuf Makai Nabire ke depan mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain yang telah lebih dahulu berkembang di Indonesia.
“Kami ingin STT Yusuf Makai terus maju dan mampu bersaing dengan perguruan tinggi yang sudah ada di dalam Republik Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Ev. David Butu, M.Th, selaku Wakil Ketua I Bidang Akademik STT Yusuf Makai Nabire yang juga merangkap sebagai Admin Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut.
Ia menjelaskan bahwa sebelumnya tiga angkatan mahasiswa STT Yusuf Makai harus mengikuti wisuda di perguruan tinggi lain untuk memperoleh ijazah negara, karena proses akreditasi belum rampung.
“Puji Tuhan, melalui kerja keras bersama, saat ini STT Yusuf Makai telah sepenuhnya terdaftar dan seluruh lulusan, baik dari bidang teologi maupun pendidikan, sudah mendapatkan pengakuan dan ijazah negara,” jelas David.
Ia menambahkan, mahasiswa STT Yusuf Makai berasal dari berbagai latar belakang, termasuk aparatur pemerintahan dan tenaga pendidik, seperti kepala distrik dan tenaga sekolah, yang turut memperkuat kontribusi kampus dalam pembangunan sumber daya manusia di Papua Tengah.
Penulis. Melkias Obaipa


0 Komentar