Ticker

6/recent/ticker-posts

Ad Code

Responsive Advertisement

SD YPPK Santo Yohanes Pembaptis Abaimaida Sampaikan Hasil Belajar Siswa, Minta Perhatian Pemerintah untuk Fasilitas Sekolah

 

Keterangan Foto:Kepala sekolah, dewan guru, komite sekolah, dan orang tua wali murid SD YPPK Santo Yohanes Pembaptis Abaimaida berfoto bersama usai penyerahan hasil ujian dan ulangan siswa di Distrik Mapia, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, Senin (2/6/2026). (Dokumentasi Sekolah)

DOGIYAI – SD YPPK Santo Yohanes Pembaptis Abaimaida, Distrik Mapia, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, menggelar pertemuan bersama orang tua dan wali murid dalam rangka penyerahan hasil ujian dan ulangan siswa dari kelas I hingga kelas VI, Senin (2/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri kepala sekolah, dewan guru, komite sekolah, serta para orang tua dan wali murid. Selain menyerahkan hasil belajar siswa, pihak sekolah juga menyampaikan berbagai perkembangan pendidikan, potensi siswa, serta sejumlah tantangan yang masih dihadapi dalam proses belajar mengajar.

Kepala SD YPPK Santo Yohanes Pembaptis Abaimaida mengatakan bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di wilayah Mapia.

Menurutnya, selama ini para guru terus berupaya memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi siswa meskipun masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana.

"Kami bersyukur karena proses pendidikan dapat berjalan dengan baik dan para siswa terus menunjukkan perkembangan. Namun masih ada sejumlah kebutuhan fasilitas yang sangat penting untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah ini," ujarnya.

Di hadapan para orang tua dan wali murid, kepala sekolah menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak yang telah beberapa kali diajukan kepada pemerintah daerah maupun melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Beberapa kebutuhan tersebut antara lain pembangunan dua ruang kelas baru, satu aula atau ruang pertemuan, serta penyelesaian pagar keliling sekolah yang hingga saat ini belum rampung sepenuhnya.

"Kami sudah beberapa kali menyampaikan permohonan baik secara lisan maupun melalui Dapodik. Sekolah masih membutuhkan tambahan dua ruang kelas, satu aula pertemuan, dan penyelesaian pagar keliling sekolah agar lingkungan pendidikan menjadi lebih aman dan nyaman bagi siswa," katanya.

Menurutnya, keberadaan pagar keliling sangat penting untuk menjaga keamanan lingkungan sekolah sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih tertib.

Sementara itu, Komite SD YPPK Santo Yohanes Pembaptis Abaimaida memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik yang selama ini tetap setia menjalankan tugas meskipun berada dalam berbagai keterbatasan.

Komite sekolah menilai para guru, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN, telah menunjukkan dedikasi dan tanggung jawab yang tinggi dalam mendidik generasi muda di wilayah pedalaman Papua.

"Kami melihat para guru memiliki semangat, kreativitas, dan dedikasi yang luar biasa dalam mendidik anak-anak kami. Walaupun fasilitas masih terbatas, mereka tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab," ujar perwakilan komite sekolah.

Ia berharap seluruh tenaga pendidik tetap menjaga semangat, sportivitas, dan komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah tersebut.

Menurutnya, SD YPPK Santo Yohanes Pembaptis Abaimaida telah menunjukkan berbagai prestasi dan mampu memenuhi standar pendidikan nasional meskipun masih menghadapi keterbatasan infrastruktur.

Karena itu, pihaknya meminta pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan fasilitas pendidikan di sekolah tersebut.

"Kami berharap pemerintah dapat melihat kondisi yang ada. Sekolah ini memiliki potensi dan prestasi yang baik, tetapi masih membutuhkan dukungan fasilitas agar proses belajar mengajar dapat berjalan lebih maksimal," katanya.

Pertemuan tersebut juga menjadi wadah bagi orang tua dan wali murid untuk menyampaikan berbagai masukan terkait perkembangan pendidikan anak-anak mereka.

Melalui kegiatan itu, pihak sekolah berharap sinergi antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan pemerintah dapat terus terjalin demi meningkatkan kualitas pendidikan di Distrik Mapia.

Dengan dukungan seluruh pihak, SD YPPK Santo Yohanes Pembaptis Abaimaida optimistis dapat terus mencetak generasi muda Papua yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan meskipun berada di tengah berbagai keterbatasan fasilitas pendidikan. 


Posting Komentar

0 Komentar