Poto setelah konsultasi pembibitan bersama orang-orang kedinasan
Tebingdogiyai.com.13/07/2026 — Yayasan Teknologi Hijau Papua menjalin kerja sama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur melalui UPT Pembenihan Tanaman Hutan untuk penyediaan bibit tanaman pohon bersertifikat dalam mendukung pelaksanaan Program Go Green Papua Tengah 2045. Kerja sama ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memastikan ketersediaan bibit unggul dan berkualitas bagi kawasan percontohan penghijauan di Kabupaten Paniai.
Ketua Yayasan Teknologi Hijau Papua, Otopianus P. Tebai, menjelaskan bahwa penyediaan bibit bersertifikat merupakan fondasi penting keberhasilan program penghijauan jangka panjang yang menargetkan penanaman 30 juta pohon di 8 kabupaten se-Papua Tengah dalam kurun waktu 20 tahun ke depan.
"Kualitas dan legalitas bibit menentukan keberhasilan penghijauan di lapangan. Karena itu kami menggandeng UPT Pembenihan Tanaman Hutan Jawa Timur yang menyediakan bibit bersertifikat dengan rekam jejak terpercaya, khususnya untuk jenis-jenis tanaman hutan yang sesuai dengan kebutuhan revegetasi di Papua Tengah," ujar Otopianus.
Ia menambahkan, Kabupaten Paniai dipilih sebagai kawasan percontohan pertama pelaksanaan Program Go Green Papua Tengah 2045, sebelum nantinya direplikasi ke tujuh kabupaten lain di wilayah Papua Tengah. Penggunaan bibit bersertifikat dari sumber yang terpercaya menjadi bagian dari upaya memastikan mutu genetik serta tingkat keberhasilan tumbuh (survival rate) yang tinggi di lapangan.
Sementara itu, Kepala UPT Pembenihan Tanaman Hutan Provinsi Jawa Timur, Didik Triswantara, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menegaskan pihaknya siap mendukung penuh kebutuhan bibit bersertifikat untuk mendukung program penghijauan di Papua Tengah.
"Kami menyambut baik kerja sama ini dan siap mendukung penyediaan bibit bersertifikat yang sesuai dengan standar teknis dan kebutuhan di lapangan, khususnya untuk jenis Pinus merkusii yang menjadi salah satu prioritas dalam program penghijauan di Kabupaten Paniai," ujar Didik Triswantara.
Kerja sama ini turut mencakup proses konsultasi teknis terkait jenis bibit bersertifikat yang sesuai dengan kondisi agroklimat Papua Tengah, di antaranya Pinus merkusii, yang menjadi salah satu jenis tanaman utama dalam program pembibitan dan penghijauan yayasan.
Dengan dukungan UPT Pembenihan Tanaman Hutan Provinsi Jawa Timur, Yayasan Teknologi Hijau Papua optimistis dapat mempercepat tahap pembibitan di lokasi persemaian yang telah disiapkan, sekaligus memperkuat kapasitas teknis dalam pengelolaan bibit hutan bersertifikat untuk mendukung target besar penghijauan Papua Tengah.
Program Go Green Papua Tengah 2045 sendiri merupakan inisiatif berkelanjutan yang sejalan dengan target nasional Indonesia's FOLU Net Sink 2030 sebagaimana diamanatkan Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2021, serta mendukung agenda besar Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada tahun 2060 dan visi Indonesia Emas 2045.


0 Komentar