Foto istimewa. Saat usai sumpah dokter bagi 83 dokter baru
JAYAPURA, TEBING DOGIYAI.Com - Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, untuk ke-51 kalinya kembali menggelar sumpah dokter bagi 83 dokter baru.
sumpah Dokter tersebut dilakukan kepada angkatan ke-51 FK Uncen yang berlangsung dengan khikmad di Auditorium kampus setempat, Rabu (28/1/2026).
Momen ini menjadi tanda penting dalam perjalanan karier mereka untuk mengabdikan diri di dunia kesehatan.Puncak haru terjadi ketika para orang tua secara simbolis memakaikan snelli kepada putra dan putrinya yang baru saja dilantik sebagai dokter.
Dekan Fakultas Kedokteran Uncen, dr. Inneke Viviane Sumolang, Sp.DVE, FINSDV, FAADV dalam sambutannya menyampaikan bahwa melewati tahun 2025 tidak lah mudah, berbagai tantangan dan persoalan telah ia rasakan, namun semuanya terbalas lunas. Dimana puluhan dokter berhasil mencapai puncak pendidikannya.
Lebih lanjut, Setelah diambil sumpah prosesinya, para dokter ini diharapkan bisa mengabdikan diri menjadi pilar terdepan layanan kesehatan masyarakat.
Dirinya tak lupa menyampaikan rasa bangga atas capaian kelulusan sempurna Uji Kompentensi Mahasiswa Progam Profesi Dokter (UKMPPD) periode ini. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras bersama antara mahasiswa, dosen, serta seluruh pihak yang mendukung proses pendidikan kedokteran di Universitas Cendrawasih.
Sebut Inneke sejak berdirinya Uncen hingga sekarang ini (2026), Fakultas dokter (FK) Uncen telah menghasilkan 1.393 dokter umum. Pada tahun 2025 lalu Uncen diketahui telah meluluskan 177 dokter umum, dimana 134 orang adalah putra putri orang asli Papua. Sementara di tahun ini (2026) Uncen meluluskan 83 dokter baru, sebanyak 43 orang asli Papua.
"Mereka akan mengisi tempat-tempat di seluruh pelosok negeri ini di tanah Papua. Mereka akan kembali dan mengabdi di daerah mereka masing-masing," kata dr. Inneke.
Ketua Fakultas Kedokteran Uncen itu menjelaskan kehadiran fakultas kedokteran uncen ditanah Papua ini dapat menjawab tantangan kelangkaan profesi dokter ditanah Papua.
Dengan begitu dr. Inneke berharap kepada pemerintah di enam (6) provinsi di tanah Papua dapat mendukung peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah masing-masing terutama dalam bidang pendidikan kedokteran.
"Kami juga berharap dari enam (6) provinsi di Papua ini dan juga dari puluhan kabupaten dan kota bisa menunjang SDM untuk meningkatkan pendidikan kedokteran. Supaya pendidikan ini berjalan dengan baik dan bisa menjawab tantangan kelangkaan profesi dokter di tanah Papua. Kemudian penyebaran tenaga kesehatan juga bisa pelan-pelan kita benahi," lanjutnya menjelaskan.
Senada disampaikan Rektor Uncen, Prof. Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, S.E., M.Sc.Agr dalam sambutannya yang diwakili oleh Wakil Rektor ll Dr. Ferdinand Risamasu, SE. M,SC.Arg yang menyampaikan rasa bangganya terhadap capaian dari ke-83 dokter umum tersebut.
Ia berharap para dokter ini tidak hanya menguasai ilmu kedokteran, tetapi juga mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam pengabdian mereka kepada masyarakat.


0 Komentar