Foto: Mahasiswa Uncen, Merintis Bazar Kuliner Pisang Lumpur dan Es Teh yang tergabung di kelompok 8E
JAYAPURA, TEBINGDOGIYAI.com - Bazar Kuliner Pisang Lumpur dan Es Teh oleh Mahasiswa Universitas Cendrawasih Fakultas Ekonomi dan bisnis Jurusan Akuntansi, Angkatan 2024,kelas Reguler 4E sebagai Praktik Mata Kuliah Komunikasi dan Presentasi Bisnis.
Pisang lumpur dan Es Teh yang tergabung dalam kelompok 8E sebagai berikut:
1. Ketua Maria Tagi
2. Anggota Rika karoba
3. Anggota Patrisius Michael Kegiye
4. Anggota Perina Wetipo
5. Anggota Michael Sawaki
6. Anggota August K Wiyai Ogetay
7. Non Reg Priscilla Aprilia Arwam
8. Non Re Pujiati
9. Non Reg Iskata Wisal
Menurut kelompok 8E, kegiatan bazar merupakan salah satu bentuk aktivitas yang sering diadakan dalam berbagai acara, baik di lingkungan sekolah, kampus, maupun masyarakat umum.
Bazar tidak hanya menjadi sarana hiburan dan tempat berkumpul, tetapi juga menjadi wadah bagi pelaku usaha kecil untuk memperkenalkan serta menjual produk mereka kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, para peserta bazar dapat belajar secara langsung mengenai proses berwirausaha, mulai dari memproduksi barang, menentukan harga jual, hingga melakukan promosi kepada konsumen.
Dalam kegiatan ini, bazar pisang lumpur dan es teh diselenggarakan oleh mahasiswa Universitas Cenderawasih sebagai bagian dari tugas praktik mata kuliah Komunikasi dan Presentasi Bisnis, maka Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam mengkomunikasikan ide bisnis, mempresentasikan produk kepada konsumen, serta mempraktikkan strategi pemasaran secara langsung.
Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di dalam kelas, tetapi juga dapat menerapkan pengetahuan tersebut dalam kegiatan usaha yang nyata.
Pisang lumpur merupakan salah satu jenis olahan pisang yang memiliki tekstur lembut dan rasa manis yang khas. Makanan ini sering dijadikan camilan karena rasanya yang lezat serta cara pembuatannya yang cukup mudah. Bahan utama dalam pembuatan pisang lumpur adalah pisang sepatu matang yang memiliki rasa manis alami. Selain pisang, bahan lain yang digunakan antara lain tepung terigu, dan susu. Dalam proses pembuatannya, pisang
terlebih dahulu di potong hingga beberapa bagian potong, kemudian dicampurkan dengan tepung terigu dan susu yang sudah menjadi adonan yang merata. Setelah itu, adonan dimasak menggunakan wajan datar dengan sedikit minyak goreng hingga matang. Untuk menambah daya tarik dan cita rasa, pisang lumpur dapat diberi berbagai topping seperti susu cokelat dan keju.
Selain menawarkan makanan, bazar ini juga menyediakan minuman pendamping yaitu es teh. Es teh dipilih karena merupakan minuman yang sangat populer dan mudah dibuat. Selain itu, minuman ini juga memiliki rasa yang segar sehingga cocok dinikmati bersama makanan manis seperti pisang lumpur. Bahan yang diperlukan untuk membuat es teh cukup sederhana, yaitu teh celup atau teh bubuk, air panas, gula, dan es batu. Proses pembuatannya dimulai dengan menyeduh teh menggunakan air panas hingga warna dan aroma teh keluar dengan baik. Setelah itu, gula ditambahkan sesuai selera dan diaduk hingga larut.
Teh kemudian didinginkan dan disajikan dengan tambahan es batu sehingga menghasilkan minuman yang segar dan menyenangkan untuk dinikmati.
Target pasar dari produk pisang lumpur dan es teh dalam bazar ini cukup luas. Produk ini dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa Universitas Cenderawasih, pelajar,
hingga masyarakat umum yang mengunjungi kegiatan bazar.
Harga yang relatif terjangkau menjadi salah satu faktor yang membuat produk ini mudah diterima oleh konsumen.
Pisang lumpur tersebut dijual dengan harga sekitar Rp10.000 per porsi, sedangkan es teh dijual dengan harga sekitar Rp5.000 per gelas. Dengan harga inj, pembeli dapat menikmati camilan yang lezat sekaligus minuman yang menyegarkan tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar.
Dalam proses penjualannya, produk pisang lumpur dan es teh dipasarkan melalui stan bazar yang telah disediakan oleh panitia atau pemiliknya.
Penataan produk dilakukan dengan rapi dan menarik agar mampu menarik perhatian pengunjung yang datang. Selain itu, promosi juga dilakukan secara langsung dengan menawarkan produk kepada pengunjung yang lewat di sekitar stan.
Para mahasiswa juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mempraktikkan kemampuan komunikasi bisnis, seperti menjelaskan keunggulan produk, menawarkan produk secara persuasif, serta memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan.
Kegiatan bazar ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa Universitas Cenderawasih dalam memahami dunia usaha secara nyata.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat belajar tentang bagaimana mengelola usaha kecil, mulai dari perencanaan produksi, pengelolaan modal, hingga strategi pemasaran yang efektif. Selain itu, kegiatan bazar juga dapat melatih kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta kreativitas dalam mengembangkan ide usaha yang menarik bagi konsumen.
Tidak hanya memberikan manfaat bagi penjual, bazar juga memberikan keuntungan bagi para pengunjung.
Melalui kegiatan ini, pengunjung dapat menemukan berbagai jenis makanan dan minuman dengan harga yang relatif terjangkau. Selain itu, bazar juga menciptakan suasana yang menyenangkan karena pengunjung dapat menikmati makanan sambil bersosialisasi dengan teman atau keluarga. Oleh karena itu, kegiatan bazar sering kali menjadi salah satu acara yang paling dinantikan dalam berbagai kegiatan kampus maupun masyarakat
Untuk itu kami kelompok 8E disimpulkan bahwa Bazar pisang lumpur dan es teh adalah sebagai bagian dari tugas mata kuliah Komunikasi dan Presentasi Bisnis
merupakan kegiatan yang memberikan manfaat besar bagi mahasiswa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori mengenai komunikasi bisnis dan kewirausahaan, tetapi juga mempraktikkan secara langsung bagaimana memproduksi, mempromosikan, dan menjual produk kepada konsumen. Dengan bahan yang mudah diperoleh, proses pembuatan yang sederhana, serta harga yang terjangkau, produk pisang lumpur dan es teh mampu menarik minat berbagai kalangan masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan bazar seperti ini dapat menjadi
sarana pembelajaran yang efektif sekaligus membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan usaha kuliner di masa depan.
Penulis adalah Mahasiswa Universitas cendrawasih jurusan Akuntansi yang tergabung dalam kelompok 8E


0 Komentar