INTAN JAYA- Ketua Komisi C DPRK Kabupaten Intan Jaya, Simson Weya, menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Distrik Agisiga yang digelar pada Rabu, 11 Maret 2026.
Kehadiran Simson Weya dalam forum perencanaan pembangunan tersebut sekaligus untuk mendengar secara langsung aspirasi masyarakat dari 10 kampung yang berada di Distrik Agisiga.
Adapun kampung yang mengikuti Musrenbang tersebut yakni Kampung Soali, Kampung Danggoa, Kampung Mbamogo, Kampung Tousiga, Kampung Janasiga, Kampung Unabundoga, Kampung Kombogosiga, Kampung Nabia, Kampung Tembage, dan Kampung Agisiga.
Selain para kepala kampung dan masyarakat, kegiatan Musrenbang juga dihadiri oleh tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh intelektual, serta unsur keamanan dari Kapolsek dan perwakilan Koramil. Kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Dalam forum tersebut, para kepala kampung bersama masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai usulan pembangunan di wilayah masing-masing, baik secara lisan maupun tertulis.
Aspirasi yang disampaikan meliputi pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan pendidikan, kesehatan, serta program pemberdayaan masyarakat.
Seluruh usulan tersebut disampaikan kepada pemerintah distrik serta tim dari Pemerintah Kabupaten Intan Jaya melalui Dinas Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida).
Perwakilan Bapperida Kabupaten Intan Jaya, Ananias Yarinap, ST, menjelaskan bahwa sistem pengusulan program pembangunan saat ini telah menggunakan sistem aplikasi, berbeda dengan sebelumnya yang masih dilakukan secara manual.
“Dulu sistemnya manual, tetapi sekarang sudah menggunakan sistem aplikasi. Saya hanya ditugaskan untuk menampung dan membawa aspirasi bapak dan ibu sekalian ke tingkat atasan. Soal diterima atau tidaknya usulan tersebut nantinya akan ditentukan oleh pimpinan melalui sistem aplikasi yang berlaku,” ujar Ananias Yarinap.
Ia menambahkan, seluruh hasil rekapitulasi aspirasi dari Musrenbang Distrik Agisiga akan dibawa ke tingkat kabupaten untuk dibahas lebih lanjut dalam perencanaan pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua Komisi C DPRK Intan Jaya, Simson Weya, mengatakan pihaknya mendukung penuh berbagai aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam forum Musrenbang tersebut.
“Saya melihat dan mendengar langsung aspirasi masyarakat dari 10 kampung di Distrik Agisiga. Aspirasi yang disampaikan, baik secara lisan maupun tulisan, merupakan kebutuhan nyata masyarakat, baik untuk jangka pendek, menengah maupun jangka panjang,” kata Simson Weya.
Ia berharap pemerintah distrik dan Pemerintah Kabupaten Intan Jaya dapat mempertimbangkan secara serius berbagai aspirasi yang telah disampaikan oleh masyarakat dalam Musrenbang tersebut.
Pada kesempatan itu, Simson Weya juga mengimbau masyarakat untuk menjaga dan tidak merusak aset milik pemerintah daerah, seperti bangunan sekolah, rumah sakit, puskesmas, maupun perumahan pegawai.
Menurutnya, fasilitas umum tersebut merupakan milik bersama yang harus dijaga oleh seluruh masyarakat.
“Gedung sekolah, rumah sakit, kantor distrik dan fasilitas lainnya itu seperti honai kita bersama. Karena itu mari kita jaga dan rawat dengan baik agar dapat digunakan oleh generasi sekarang maupun generasi yang akan datang,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, apabila ada fasilitas pemerintah yang belum ditempati oleh petugas, masyarakat diharapkan dapat membantu menjaga dan merawatnya sementara waktu hingga petugas datang untuk menjalankan tugas pelayanan.
Di akhir penyampaiannya, Simson Weya mengajak seluruh masyarakat Distrik Agisiga untuk terus menjaga persatuan serta bekerja sama dalam membangun daerah.
“Mari kita bergandengan tangan untuk membangun negeri kita tercinta, khususnya Distrik Agisiga di Kabupaten Intan Jaya,” tutupnya.


0 Komentar